{"id":16525,"date":"2020-05-29T04:31:26","date_gmt":"2020-05-29T04:31:26","guid":{"rendered":"https:\/\/infosunatsemarang.com\/?p=16525"},"modified":"2020-05-29T04:43:08","modified_gmt":"2020-05-29T04:43:08","slug":"081-565-29661-walimatul-khitan-menguak-tradisi-sunat-tanah-jawa-rumah-sunat-semarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infosunatsemarang.com\/halaman_info_sunat_semarang\/081-565-29661-walimatul-khitan-menguak-tradisi-sunat-tanah-jawa-rumah-sunat-semarang\/","title":{"rendered":"081-565-29661 &#8211; WALIMATUL KHITAN MENGUAK TRADISI SUNAT TANAH JAWA &#8211; RUMAH SUNAT SEMARANG"},"content":{"rendered":"<div id=\"cmsmasters_row_9qc445tlgl\" class=\"cmsmasters_row cmsmasters_color_scheme_default cmsmasters_row_top_default cmsmasters_row_bot_default cmsmasters_row_boxed\">\n<div class=\"cmsmasters_row_outer_parent\">\n<div class=\"cmsmasters_row_outer\">\n<div class=\"cmsmasters_row_inner\">\n<div class=\"cmsmasters_row_margin\">\n<div id=\"cmsmasters_column_3e17op87\" class=\"cmsmasters_column one_first\">\n<div class=\"cmsmasters_column_inner\"><div class=\"cmsmasters_text\">\n<h2 style=\"text-align: center;\"><strong>WALIMATUL KHITAN<\/strong><br \/>\n<strong>MENGUAK TRADISI SUNAT TANAH JAWA<\/strong><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-16527 size-post-thumbnail\" title=\"Walimatul Khitan - Rumah Sunat Semarang\" src=\"https:\/\/infosunatsemarang.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/Walimatul-Khitan-860x500.jpg\" alt=\"Walimatul Khitan - Rumah Sunat Semarang\" width=\"860\" height=\"500\" \/><\/p>\n<p>Rumah sunat semarang 081.565.29661 &#8211; Sunat atau khitan bagi kaum adam atau laki &#8211; laki Indonesia memang sudah tidak asing lagi, bagi masyarakat jawa sunat tidak hanya sekedar khitan, sunat adalah ajang silaturahmi, ajang sebuah gengsi. Karna disitu ada pesta yang melambangkan sebuah strata ekonomi seseorang. Tidak jarang dalam sebuah hajatan khitan akan nanggap sebuah orkes melayu, atau nanggap wayang kulit atau hanya sekedar sound untuk bia ngibing. Sebuah tradisi yang banyak ditunggu oleh banyak kalangan.<br \/>\nDi daerah mranggen pinggiran kota semarang, seorang anak pengantin sunat di arak besar besaran di iringi drumband marchingband di belakangnya arak arakan naik delman, tambah pawai sepeda motor plus kereta kelinci yang menambah ramai dan macet nya jalan. Sang anak yang di sunat naik kuda yang gagah dan di kawal kuda belakang nya. Sebuah pertunjukan jalanan yang meriah. Semakin macet jalan semakin bangga orang tua yan bmengadakan hajatan walimatul khitan.<br \/>\nDi tengok dari hukum islam walimatul khitan dari kata<br \/>\nWalimatul: pesta, Khitan: sunat<br \/>\nBisa diartikan pesta yang diadakan karna rasa syukur telah mengkhitankan anaknya dengan selamat, dengan harapan setelah sunat kelak sang anak akan menjadi anak yang berbakti terhadap orang tua, berguna bagi bangsa dan Negara, pahlawan bagi agama.<br \/>\nDari sudut pandang agama, perlukah mengadakan pesta khitan yang sudah menjadi tradisi masyarakat sekitar.?<br \/>\nKeterangan ini bisa kita temukan di buku Kifayatul Akhyar fi Halli Ghayatil Ikhtishar karya Syekh Abu Bakar bin Muhammad Al-Husaini sebagai berikut. \u0641\u0635\u0644 \u0648\u0627\u0644\u0648\u0644\u064a\u0645\u0629 \u0639\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0639\u0631\u0633 \u0645\u0633\u062a\u062d\u0628\u0629 \u0648\u0627\u0644\u0625\u062c\u0627\u0628\u0629 \u0625\u0644\u064a\u0647\u0627 \u0648\u0627\u062c\u0628\u0629 \u0625\u0644\u0627 \u0645\u0646 \u0639\u0630\u0631 \u0627\u0644\u0648\u0644\u064a\u0645\u0629 \u0637\u0639\u0627\u0645 \u0627\u0644\u0639\u0631\u0633 \u0645\u0634\u062a\u0642\u0629 \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0648\u0644\u0645 \u0648\u0647\u0648 \u0627\u0644\u062c\u0645\u0639 \u0644\u0623\u0646 \u0627\u0644\u0632\u0648\u062c\u064a\u0646 \u064a\u062c\u062a\u0645\u0639\u0627\u0646 \u0648\u0642\u0627\u0644 \u0627\u0644\u0634\u0627\u0641\u0639\u064a \u0648\u0627\u0644\u0623\u0635\u062d\u0627\u0628 \u0627\u0644\u0648\u0644\u064a\u0645\u0629 \u062a\u0642\u0639 \u0639\u0644\u0649 \u0643\u0644 \u062f\u0639\u0648\u0629 \u062a\u062a\u062e\u0630 \u0644\u0633\u0631\u0648\u0631 \u062d\u0627\u062f\u062b \u0643\u0646\u0643\u0627\u062d \u0623\u0648 \u062e\u062a\u0627\u0646 \u0623\u0648 \u063a\u064a\u0631\u0647\u0645\u0627 \u0648\u0627\u0644\u0623\u0634\u0647\u0631 \u0627\u0633\u062a\u0639\u0645\u0627\u0644\u0647\u0627 \u0639\u0646\u062f \u0627\u0644\u0625\u0637\u0644\u0627\u0642 \u0641\u064a \u0627\u0644\u0646\u0643\u0627\u062d \u0648\u062a\u0642\u064a\u062f \u0641\u064a \u063a\u064a\u0631\u0647 \u0641\u064a\u0642\u0627\u0644 \u0644\u062f\u0639\u0648\u0629 \u0627\u0644\u062e\u062a\u0627\u0646 \u0623\u0639\u0630\u0627\u0631\u0627 \u0648\u0644\u062f\u0639\u0648\u0629 \u0627\u0644\u0648\u0644\u0627\u062f\u0629 \u0639\u0642\u064a\u0642\u0629 \u0648\u0644\u0633\u0644\u0627\u0645\u0629 \u0627\u0644\u0645\u0631\u0623\u0629 \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0637\u0644\u0642 \u062e\u0631\u0633 \u0644\u0642\u062f\u0648\u0645 \u0627\u0644\u0645\u0633\u0627\u0641\u0631 \u0646\u0642\u064a\u0639\u0629 \u0648\u0644\u0625\u062d\u062f\u0627\u062b \u0627\u0644\u0628\u0646\u0627\u0621 \u0648\u0643\u064a\u0631\u0629 \u0648\u0644\u0645\u0627 \u064a\u062a\u062e\u0630 \u0644\u0644\u0645\u0635\u064a\u0628\u0629 \u0648\u0636\u064a\u0645\u0629 \u0648\u0644\u0645\u0627 \u064a\u062a\u062e\u0630 \u0628\u0644\u0627 \u0633\u0628\u0628 \u0645\u0623\u062f\u0628\u0629 Artinya, \u201cKenduri perkawinan (walimah) itu dianjurkan. Sedangkan hukum memenuhi undangan kenduri itu wajib kecuali bagi mereka yang udzur. Kata \u2018walimah\u2019 sendiri merupakan pecahan kata \u2018walam\u2019 yang maknanya berkumpul karena pasangan suami istri terhubung dalam satu ikatan perkawinan. Walimah sendiri, kata Imam Syafi\u2019i dan ulama Syafi\u2019iyah, adalah sebutan untuk undangan kenduri yang diadakan sebagai wujud ungkapan kebahagiaan seperti perkawinan, khitanan, dan lain sebagainya.<br \/>\nLebih singkatnya, Jadi kalau ada pertanyaan, apakah perlu mengadakan kenduri khitanan? Jawabannya, perlu. Tetapi harus dibedakan antara kenduri dalam arti mengundang masyarakat meskipun hanya sepuluh orang lalu menghidangkan mereka jamuan sepatutnya dan pesta dalam arti glamour dan bermewah-mewahan. Kalau walimatul khitan diartikan mengundang sejumlah anggota masyarakat dan menghidangkan makanan, ini perlu. Tetapi kalau walimatul khitan itu diartikan sebagai pesta dengan segala kemewahannya, kami tidak menyarankan. Saran kami, buatlah kenduri khitanan. Undang masyarakat sekitar dan saudara-saudara serta kerabat dengan domisili yang dekat dengan lokasi kenduri. Buatlah kenduri sesuai kemampuan, tidak perlu memaksakan. Mintalah doa dari mereka agar anak yang dikhitan menjadi anak yang saleh kelak dan berbakti untuk orang tua, agama, dan bangsa Indonesia. Permohonan doa ini biasanya dikemas dengan tahlilan atau khataman Al-Quran dan ditutup dengan doa.<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/islam.nu.or.id\/post\/read\/69649\/hukum-mengadakan-pesta-sunatan-walimatul-khitan\">islam.nu.or.id<\/a><\/p>\n<p>Namun kebanyakan orang tua fokus ke acara hajatannya, jangan sampai terlalaikan mencari tempat sunat yang benar benar terpercaya, terbagus, dan nyaman bagi anak.<\/p>\n<p><strong>RUMAH SUNAT SEMARANG SEBAGAI KHITAN CENTER PILIHAN BAGI WARGA SEMARANG DAN SEKITARNYA.<\/strong><br \/>\nKeberadaan sebuah khitan center di sebuah daerah tidak terlepas dari menu pilhan dan pelayanan yang prima bagi kenyamanan anak.<br \/>\nRumah sunat semarang yang terletak di kota semarang adalah pilihan tepat sebagai centralnya sunat di daerah semarang dan sekitarnya. Selain tempat yang mudah dijangkau, dokter dan tim medis yang cakap dan cekatan juga banyak menawarkan banyak metode sunat modern.<br \/>\nDi Rumah Sunat Semarang adalah Tempat khitan center &#8220;TERBAIK&#8221; dan Pilihan yang paling &#8220;TEPAT&#8221; bagi Kaum Adam .<br \/>\nApa Alasannya ?<br \/>\nRumah Sunat Semarang adalah klinik sunat atau khitan yang berada di tempat strategis di Kota Semarang, memberikan ruang yang nyaman dan menyenangkan bagi kaum adam yang disunat,Rumah Sunat Semarang berfokus memberikan layanan sunat atau khitan modern, dengan tenaga medis yang profesional dan berpengalaman dibidang sunat atau khitan. Selain tenaga yang profesional, di Rumah Sunat Semarang selalu mengedepankan servis yang excelent bagi pelanggannya, bersikap ramah, humanisme, sehingga anak tidak takut ketika akan disunat.<br \/>\nSelain tenaga, pelayanan, serta tempat,,,,di Rumah Sunat Semarang juga mengedepankan prinsip peralatan yg steril, serta metode yang modern. Metode modern dari layanan kami di Rumah Sunat Semarang, antara lain :<br \/>\n<strong>1.Sunat Laser atau cuoter laser<\/strong><br \/>\nSunat Laser adalah metode sunat dengan menggunakan medium beraliran listrik, yang biasa di gunakan untuk operasi di rumah sakit, namun di modifikasi sedemikian rupa sehingga bisa dipakai fortable dan ringan serta mudah di aplikasikan tatapi tidak menghilangkan atau mengurangi dari fungsi alat cutting tersebut. Jaman dahulu electrocouter ini merk nya LASER, sehingga lebih terkenal dengan sebutan sunat laser, padahal yang benar adalah sunat dengan metode electrocouter. Proses sunat yang metodenya hampir sama dengan metode konvensional, tapi cutting nya atau potong nya menggunakan elektrocuter sehingga pengerjaan lebih cepat dan minim perdarahan.<br \/>\n<strong>2. sunat metode klem<\/strong><br \/>\nSunat dengan metode klamp ini mulai masuk Indonesia sekitar tahun 2005 an dan langsung mendapat respon yang luar biasa bagi dokter sunat dan praktisi khitan.<br \/>\nHal ini tidak terlepas dari prinsip khitan klem yang menggunakan alat disposable atau sekali pakai, pengerjaan yang singkat danmudah tentunya anak juga nyaman menggunakan alat metode klamp ini, karna bebas aktifitas dan boleh langsung mandi. Makan apapun juga diperbolehkan, membuat metode ini menjadi favorit bagi anak anak yang kan sunat. Dalam perkembangannya ragam klem mengalami suatu penyempurnaan dengan tujuan untuk semakin nyaman dan memudahkan operator sunat dan nyaman juga bagi si anak. Pada prinsipnya sunat klemp adalalah sunat cincin. Yang dahulu pernah di perkenalkan oleh dokter sofin hadi, akan tetapi karna stag dalam berinovasi, sunat cincin dokter sofin mulai ditinggalkan oleh operator sunat , apalai bermunculan klem dari luar negri smart klamp, taraklamp, alisklamp, pada perkembangannya juga dokter sunat Indonesia pun semakin berinovasi. Dokter mahdian mengenalkan produk asli Indonesia bernama mahdian klamp. Dokter andi tanwir mengenalkan sunathrone yang kemudian di improve oleh beberapa praktisi sunat dengan menggunakan ikatan tali seperti sunat cincin, dan menjadi sunathrone rope, adalagi pengembangan super ring yang di kenalkan oleh bapak andri suwarno.<br \/>\nSemakin banyak pilihan metode klamp semakin nyaman juga bagi sianak.<br \/>\n<strong>3. sunat metode lem<\/strong><br \/>\nMetode yang unik dan asing di telinga masyarakat, sunat kok di lem.<br \/>\nSunat lem merupakan metode kreasi dari dokter sunat, dan mulai di populerkan oleh dokter jaka suganda, praktisi khitan dari malang ini mengembangkan metode lem dengan cairan perekat khusus bedah untuk pengganti jahit nya. Rupanya eksperimen dokter jaka ini berhasil memikat mangsa pasar karna cocok bagi anak yang phobia jarum, hasil juga lebih rapid an aestetik<br \/>\nRumah sunat semarng pun meng adops kreasi dari dokter jaka ini, dan di kembangkan oleh dokter prs rumah sunat semarang dengan metode bipholar lem. Sebuah kreasi yang unik namun nyaman bagi anak.<br \/>\n<strong>4. metode sunat stapler<\/strong><br \/>\nMerupakan metode terbaru dan langsung booming karna sunat yang dengan sekali klik sudah memotong sekaligus menjahit dalam sekali tindakan. Hasil yang rapi menjadikan menu yang banyak diminati terutama sunat dewasa jauh lebih nyaman dengan menggunakan metode stapler.<br \/>\nGengsi orang tua juga akan terangkat karna memang tariff sunat stapler ini 3 \u2013 4 kali lipat dari tarif sunat modern yang lain.<\/p>\n<p>Tak salah kiranya rumah sunat semarang dijadikan kiblat atau centralnya tempat sunat di wilayah semarang dan menjadikan temapt favorit serta idola bagi anak yang akan sunat dengan kenyamanan tingkat tinggi<\/p>\n<p><strong>Rumah sunat semarang<\/strong><br \/>\nNogososro 34 tlogosari<br \/>\n081.6699.761<br \/>\nwww.sunatsemarang.com<br \/>\n<a href=\"https:\/\/sunatindonesia.com\/\">www.sunatindonesia.com<\/a><br \/>\nwww.infosunatsemarang.com<br \/>\nwww.dokterpras.com<br \/>\nwww.infokhitan.com<\/p>\n<\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[362,77,856,855],"yst_prominent_words":[],"class_list":["post-16525","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","tag-rumah-sunat-semarang","tag-sunat-semarang","tag-tradisi-sunat-di-jawa","tag-walimatul-khitan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infosunatsemarang.com\/halaman_info_sunat_semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16525","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infosunatsemarang.com\/halaman_info_sunat_semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infosunatsemarang.com\/halaman_info_sunat_semarang\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infosunatsemarang.com\/halaman_info_sunat_semarang\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infosunatsemarang.com\/halaman_info_sunat_semarang\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16525"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/infosunatsemarang.com\/halaman_info_sunat_semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16525\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16528,"href":"https:\/\/infosunatsemarang.com\/halaman_info_sunat_semarang\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16525\/revisions\/16528"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infosunatsemarang.com\/halaman_info_sunat_semarang\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16525"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infosunatsemarang.com\/halaman_info_sunat_semarang\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16525"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infosunatsemarang.com\/halaman_info_sunat_semarang\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16525"},{"taxonomy":"yst_prominent_words","embeddable":true,"href":"https:\/\/infosunatsemarang.com\/halaman_info_sunat_semarang\/wp-json\/wp\/v2\/yst_prominent_words?post=16525"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}